Semakin Dewasa Semakin Susah Tidur, Apa Sebenarnya Masalah Tidur Usia 25-35 Tahun?
Tidur merupakan kebutuhan vital setiap orang. Sayangnya, kebutuhan ini sering kali berubah menjadi masalah tidur seiring bertambahnya usia.
Terlebih saat memasuki usia 25–35 tahun, tidur terasa semakin sulit. Saat rasa kantuk sudah terasa, pikiran justru masih aktif atau tubuh terasa belum benar-benar rileks.
Kondisi tersebut bisa menjadi bagian dari masalah tidur yang dipengaruhi banyak hal, mulai dari perubahan pola tidur, stres, penggunaan gadget, kebiasaan minum kopi, hingga kondisi kamar.Â
Lalu, apa saja faktor susah tidur di usia dewasa dan bagaimana cara memperbaikinya?
Kenapa Semakin Dewasa Semakin Susah Tidur?
Semakin dewasa, pola tidur dapat berubah karena faktor tubuh, kebiasaan, dan tuntutan kehidupan yang semakin kompleks.Â
Masalah tidur tidak selalu berarti waktu tidur berkurang, tetapi bisa terjadi karena jadwal tidur tidak teratur atau tubuh dan pikiran sulit rileks.
1. Tidur Nyenyak (Deep Sleep) Berkurang Pelan-Pelan

Seiring bertambahnya usia, ritme tidur dapat mengalami perubahan, termasuk pada fase tidur nyenyak atau deep sleep. Akibatnya, tidur bisa terasa berbeda dibandingkan ketika masih remaja.
Meski begitu, perubahan ini tidak berarti setiap orang pasti mengalami masalah tidur. Kebiasaan tidur yang teratur tetap penting untuk membantu tubuh mendapatkan waktu istirahat yang cukup.
Baca juga: 10 Cara Mudah Tidur Malam agar Tubuh Lebih Segar dan Pikiran RileksÂ
2. Tubuh Lebih Sensitif Terhadap Kafein Dan Begadang
Kopi yang diminum terlalu dekat dengan waktu tidur dapat membuat sebagian orang tetap terjaga. Begitu juga dengan kebiasaan begadang yang terus dilakukan, jadwal tidur bisa menjadi semakin tidak teratur karena kebiasaan tersebut.
Jika mulai mengalami masalah tidur, coba perhatikan kapan terakhir mengonsumsi kopi dan jam tidur sehari-hari. Respons terhadap kafein memang akan berbeda pada setiap orang.
3. Beban Pikiran dan Tanggung Jawab Bertambah

Memasuki usia 25–35 tahun, pekerjaan, keuangan, hubungan, keluarga, dan rencana masa depan bisa membuat pikiran terus aktif. Akibatnya, tubuh sudah lelah tetapi pikiran belum siap beristirahat.
Ini lah yang kemudian berubah menjadi stres. Stres juga disebut sebagai salah satu hal yang dapat membuat orang dewasa lebih sulit tertidur.Â
Jika berlangsung terus-menerus, kondisi ini dapat berdampak pada kesehatan.
4. Perubahan Gaya Hidup
Jadwal kerja yang padat, penggunaan gadget hingga malam, kurang bergerak, atau aktivitas sosial yang terlalu larut dapat membuat pola tidur berubah. Teknologi juga dapat membuat pikiran tetap aktif ketika seharusnya mulai beristirahat.
Karena itu, saat mengalami masalah tidur, jangan hanya melihat apa yang dilakukan ketika sudah berada di kasur. Perhatikan juga kebiasaan beberapa jam sebelum tidur.
4 Kebiasaan Usia 25-35 yang Diam-diam Merusak Tidur
Beberapa kebiasaan sehari-hari mungkin terlihat sepele, tetapi jika dilakukan terus-menerus dapat memicu masalah tidur.Â
Mengetahui sejak awal kebiasaan-kebiasaan yang bisa dihindari atau dikurangi, bisa menjadi langkah awal untuk memperbaiki kualitas istirahat.
Berikut beberapa kebiasaan yang ‘diam-diam’ merusak waktu tidur:
1. Tidur berantakan di weekday, "balas dendam" di weekend

Saat dewasa, waktu tidur di hari biasa atau weekday biasanya akan jauh lebih sedikit dari weekend. Ini terjadi karena padatnya aktivitas, seperti pekerjaan atau hal penting lainnya.
Alhasil, sebagian orang memutuskan untuk ‘balas dendam’ dengan tidur lebih lama di weekend. Kebiasaan ini mungkin terasa seperti cara membayar waktu tidur yang kurang, tetapi justru dapat membuat pola tidur berantakan.
Karena itu, coba menjaga waktu tidur dan bangun tetap relatif konsisten setiap hari. Langkah sederhana ini dapat membantu mengurangi masalah tidur akibat jadwal yang berubah-ubah.
Baca Juga: Apakah Tidur Siang Bisa Mengatasi Jam Tidur Terbalik? Ini Jawabannya!
2. Overthinking
Memikirkan pekerjaan hari esok, tagihan, hubungan, atau berbagai kemungkinan yang belum terjadi akan membuat tingkat stres meningkat.Â
Pikiran yang terlalu aktif tersebut dapat membuat tubuh sulit masuk ke kondisi istirahat.
Untuk membantu mengurangi masalah tidur, coba tuliskan hal-hal yang sedang dipikirkan sebelum masuk kamar. Dengan begitu, Anda tidak perlu terus mengingatnya ketika sudah waktunya tidur.
3. Kerja dari rumah dan kasur

Bekerja, makan, menonton, dan tidur di kasur yang sama dapat membuat batas antara waktu bekerja dan beristirahat menjadi kurang jelas. Hal ini terutama bisa menjadi masalah bagi Anda yang bekerja dari rumah.
Jika memungkinkan, gunakan area berbeda untuk bekerja. Ini membuat kasur menjadi lebih identik dengan waktu beristirahat dan membantu mengurangi salah satu pemicu masalah tidur.
4. Konsumsi di malam hari
Minuman dan makanan juga dapat menjadi masalah tidur. Kopi, teh, minuman berkafein, atau makanan berat menjelang tidur dapat membuat sebagian orang kurang nyaman.Â
Respons setiap orang berbeda, sehingga penting memperhatikan pola tubuh sendiri.
Jika mengalaminya, coba perhatikan makanan dan minuman yang dikonsumsi beberapa jam sebelum tidur. Beri jeda yang cukup agar tubuh punya waktu untuk bersiap beristirahat.
Cara Memperbaiki Kualitas TidurÂ

Jika masalah tidur mulai mengganggu, Anda tidak harus langsung melakukan perubahan besar. Mulailah dari kebiasaan sederhana yang bisa dilakukan secara konsisten.
Lalu, gimana cara mengatasi susah tidur? Perhatikan jadwal tidur, penggunaan gadget, konsumsi kafein, aktivitas fisik, dan kondisi kamar.
Kurangi Gadget Sebelum TidurÂ
Cobalah memberi jeda dari smartphone, laptop, atau televisi sebelum tidur. Mengurangi scrolling pada malam hari dapat membantu Anda beralih dari aktivitas ke suasana yang lebih tenang.
Jika masalah tidur berkaitan dengan kebiasaan menggunakan gadget hingga larut malam, coba letakkan ponsel jauh dari tempat tidur dan ganti dengan aktivitas santai seperti membaca.Â
Ini menjadi cara gampang tidur yang bisa Anda coba.
Atur Jam Terakhir Minum Kopi Dan Waktu OlahragaÂ
Jika kopi membuat Anda lebih sulit tidur, hindari mengonsumsinya terlalu dekat dengan waktu tidur. Waktu yang nyaman dapat berbeda pada setiap orang, jadi perhatikan respons tubuh.
Olahraga rutin juga dapat menjadi bagian dari gaya hidup sehat.Â
Bagi Anda yang mencari cara mengatasi susah tidur secara alami, menjaga rutinitas tidur, membatasi kafein, dan tetap aktif bisa menjadi beberapa kebiasaan yang dicoba.
Baca juga: Cara Memperbaiki Jam Tidur dengan Teknik 10-3-2-1-0Â
Mulai dari Hal Kecil: Bikin Tempat Tidur Lebih Nyaman Malam IniÂ

Selain kebiasaan, lingkungan dan perlengkapan tempat tidur juga dapat memengaruhi masalah tidur. Kamar yang nyaman, tenang, dan sejuk bisa membantu menciptakan suasana yang lebih mudah untuk beristirahat.
Contohnya, pemilihan sprei kamar tidur atau bed cover juga perlu diperhatikan.Â
Jika Anda mudah merasa gerah saat tidur, pilih sprei kasur dengan bahan yang terasa adem dan nyaman di kulit, seperti Sprei & Bedcover My Love yang menggunakan bahan dengan kandungan katun lebih banyak sehingga memberikan sensasi adem saat digunakan.
Selain terasa nyaman, Sprei My Love juga hadir dalam berbagai ukuran, mulai dari single, double, hingga super king yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan tempat tidur.Â
Jika Anda sering kedinginan, menggunakan selimut tidur bisa menjadi langkah yang tepat. Salah satunya Selimut California by My Love yang menggunakan bahan premium polyester dengan tekstur lembut dan ketebalan yang pas, sehingga tetap nyaman digunakan tanpa terasa terlalu panas.
Jika ingin melihat katalog selengkapnya dari Sprei & Bedcover My Love dan Selimut California, Anda bisa mengunjungi website resmi melalui My Love Bedcover.
Semua produk yang di jual di web resmi dijamin 100% asli.
Baca Juga
Mengenal Pola Tidur Menurut Chronotype: Kamu Tipe Morning Person atau Night Owl?
Sleep chronotype merupakan pola alami tubuh yang menentukan kapan tubuh merasa segar atau lelah. Simak selengkapnya di sini!
Semakin Dewasa Semakin Susah Tidur, Apa Sebenarnya Masalah Tidur Usia 25-35 Tahun?
Semakin dewasa, biasanya semakin banyak masalah tidur yang muncul. Mulai dari sulit tidur, beban pikiran, hingga gaya hidup. Cek cara mengatasinya di sini!
9 Sprei California Motif Terbaru Edisi September 2026
Sprei California motif terbaru edisi September 2026 hadir dengan 9 motif floral dan geometris. Yuk, ketahui motif, ukuran, dan kelengkapan produknya!
