Mengenal Two-Task Morning Routine, Bikin Aktivitas di Pagi Hari Lebih Ringan

Setiap bangun di pagi hari, sering kali orang-orang merasa ingin melakukan banyak kegiatan setelah bangun tidur. 

Mulai dari merapikan tempat tidur, berolahraga, hingga memasak untuk sarapan.

Sayangnya, terlalu banyak kebiasaan pagi hari justru akan membuat aktivitas pagi hari terasa terburu-buru. 

Padahal kegiatan setelah bangun tidur seharusnya bisa dinikmati agar hari terasa lebih baik, tetapi tetap produktif.

Sebagai alternatif, Anda bisa mencoba dengan membatasi hanya 2 aktivitas di setiap pagi (Two-Task Morning Routine). 

Lalu, bagaimana cara menerapkannya di kehidupan sehari-hari?

Masalah Rutinitas Pagi yang "Terlalu Ambisius"

Memiliki kebiasaan atau rutinitas tersebut secara teratur terdengar menyenangkan, terlebih jika kebiasaan tersebut merupakan aktivitas produktif.

Namun, terlalu banyak kegiatan setelah bangun tidur yang dilakukan justru sering kali membuat kewalahan. Saat aktivitas tersebut gagal dilakukan, muncul perasaan bersalah sehingga membuat mood kurang baik.

Padahal yang terpenting dari kegiatan setelah bangun tidur bukan terletak pada seberapa banyak aktivitas yang dilakukan, tapi bagaimana aktivitas tersebut bisa membantu untuk memulai hari dengan lebih baik.

Karena itu, sebaiknya lakukan aktivitas yang sekiranya bisa dilakukan tanpa kewalahan. Misalnya, cukup batasi dan lakukan 2 aktivitas di setiap aktivitas pagi atau Two-Task Morning Routine.

Apa Itu "Two-Task Morning Routine"? 

Two-Task Morning Routine

Dikutip dari Apartment Therapy, Two-Task Morning Routine adalah cara sederhana untuk menentukan dua tugas utama yang ingin diselesaikan pada aktivitas pagi hari. Kedua tugas tersebut tidak harus selalu sama setiap hari.

Contoh rutinitas 

Kondisi

Tugas 1 (wajib)

Tugas 2 (Fleksibel)

Hari kerja

Rapikan tempat tidur

Rapikan meja kerja

Weekend

Ganti sprei

Bersihkan kamar

Sedang buru-buru

Rapikan selimut

Buka jendela

Ingin Merapikan Ruang Keluarga

Menyapu

Perbarui posisi karpet

Ingin ruangan terasa fresh

Ganti sprei

Bersihkan permukaan kamar

Intinya adalah dua tugas yang dilakukan harus memiliki tujuan realistis, bukan hanya sekadar membuat daftar panjang aktivitas yang justru malah membebani.

Kedua tugas atau aktivitas tersebut sebaiknya merupakan aktivitas sederhana sehingga tidak menghabiskan seluruh waktu pagi.

Setelah melakukan Two-Task Morning Routine, Anda masih mempunyai cukup waktu untuk bersiap bekerja.

Baca juga: Cara Memperbaiki Jam Tidur dengan Teknik 10-3-2-1-0 

Cara Memulai: Panduan Praktis 3 Langkah

Jika ingin mulai mencoba cara ini, Anda tidak perlu langsung mengubah seluruh kebiasaan kegiatan setelah bangun tidur secara langsung.

Justru mulailah secara perlahan dengan menentukan kegiatan yang paling sesuai dengan kebutuhan sehingga Anda bisa menikmati tanpa terbebani.

1. Siapkan Tugas yang Biasa Dilakukan

Siapkan Tugas yang Biasa Dilakukan

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah menyiapkan daftar aktivitas yang biasanya ingin Anda lakukan setelah bangun tidur, seperti:

  • merapihkan kamar

  • Melipat selimut

  • Menyiapkan sarapan

  • Berolahraga

Langkah ini bertujuan untuk memetakan dan mengetahui kegiatan setelah bangun tidur apa saja yang ingin Anda lakukan di pagi hari.

2. Tentukan 1 Tugas Wajib dan 1 Tugas yang Fleksibel

Selanjutnya, setelah bangun tidur kita harus bisa memilih 1 tugas wajib dan 1 tugas fleksibel yang bisa berubah sesuai kondisi hari tersebut, contohnya:

Tugas wajib: merapikan kamar setelah bangun tidur.

Tugas fleksibel: olahraga ringan pada hari Senin dan membaca buku pada hari Selasa.

Langkah ini membuat rutinitas terasa lebih fleksibel. Anda tetap memiliki kebiasaan di pagi hari tanpa merasa kewalahan. 

3. Coba Selama 1 Minggu dan Evaluasi

Coba Selama 1 Minggu dan Evaluasi

Cobalah selama satu minggu dan perhatikan bagaimana kondisi Anda setelah melakukannya.

Apakah setiap pagi terasa jadi lebih baik? Atau justru masih kewalahan dalam melakukannya?

Jika ternyata salah satu kegiatan terlalu berat dan membuat kewalahan, Anda bisa menggantinya dengan aktivitas yang lebih mudah.

Two-Task Morning Routine ini bertujuan untuk menciptakan kebiasaan baik setelah bangun tidur dengan pola ideal untuk dijalankan secara rutin. 

Kenapa Otak Lebih Suka Sedikit Tugas di Pagi Hari?

Kenapa Otak Lebih Suka Sedikit Tugas di Pagi Hari

Setelah bangun tidur, tubuh berisiko mengalami sleep inertia atau transisi dari tidur ke bangun. Kondisi ini membuat fokus masih belum terkumpul dengan baik. 

Pada fase ini, fokus untuk beraktivitas belum sepenuhnya terkumpul. Karena itu, memenuhi pagi dengan terlalu banyak target justru dapat membuat aktivitas terasa lebih berat. 

Sebaliknya, membatasi pilihan kegiatan di pagi hari menjadi dua dapat membuat rutinitas lebih sederhana.

Artinya, Two-Task Morning Routine bisa membuat otak lebih santai karena:

  • Mengurangi Rasa Bingung di Pagi Hari 

  • Tugas Kecil Membuat Hari Lebih Positif 

Hari yang lebih positif tentu akan sangat berpengaruh terhadap mood dalam beraktivitas.

Baca juga: Ngantuk Setelah Makan, Apakah Normal? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Dua Kebiasaan Kecil, Kamar Lebih Nyaman

Dua Kebiasaan Kecil, Kamar Lebih Nyaman

Kegiatan setelah bangun tidur tidak harus selalu berkaitan dengan produktivitas. Anda juga bisa memilih kebiasaan yang membuat ruangan sekitar lebih nyaman.

Salah satu kebiasaan pagi yang baik adalah merapihkan kamar setelah bangun tidur. 

Mulailah dari hal sederhana seperti melipat selimut, merapikan bantal, atau sekadar menyapu lantai kamar.

Mengganti sprei secara rutin merupakan salah satu cara sederhana untuk menjaga kebersihan tempat tidur sekaligus membuat suasana kamar tetap terasa fresh.

Anda bisa memilih berbagai motif sprei California untuk melengkapi kamar dengan suasana yang nyaman. 

Tak hanya nyaman, bahanya lembut karena dari microtex, serta warna cerah disperse printing yang tidak mudah luntur, membuat Sprei California bisa digunakan dalam waktu yang lama.

Pada akhirnya, kegiatan setelah bangun tidur tidak perlu terlalu banyak. Cukup tentukan dua kebiasaan yang mudah, lakukan secara konsisten, lalu sesuaikan dengan kebutuhan Anda

Semoga bermanfaat, yaa!

Simak artikel tentang sprei lainnya di Halaman Tips My Love Bedcover!

Lalu, cek koleksi sprei My Love melalui website resmi My Love Bedcover, yuk. Belanja di sana bisa lebih mudah dan barang dikirim langsung dari tempat produksi, lho!

Tinggalkan komentar

Catatan: komentar akan dimoderasi terlebih dahulu sebelum dipublikasikan.