Jam Tidur yang Baik untuk Anak Berdasarkan Usia
Tidur yang cukup dan berkualitas merupakan faktor kunci dalam pertumbuhan dan perkembangan anak-anak.Â
Setiap usia memiliki kebutuhan tidur yang berbeda. Menjaga jadwal tidur yang baik dapat memberikan dampak positif pada kesehatan fisik dan mental anak.
Namun, perbedaan kebutuhan tidur antara anak-anak berdasarkan usianya mencerminkan tahap perkembangan yang berbeda dalam kehidupan mereka.
Mari ketahui dan memahami pentingnya menyesuaikan jam tidur yang baik dan sesuai dengan usia mereka.
Waktu Tidur yang Baik Berdasarkan Usia
- Anak-anak Prasekolah dan Awal Sekolah (6-12 Tahun)
Pada usia ini, anak-anak lebih mungkin memiliki rutinitas tidur yang teratur. Kebutuhan tidur siang mungkin berkurang, dan mereka dapat mulai mengalami tidur malam yang lebih panjang.
Mengutip laman resmi Sleep Foundation, jam tidur yang baik untuk anak-anak di usia ini adalah 9-12 jam per hari.
- Remaja (13-18 Tahun)

Fase remaja seringkali diwarnai oleh perubahan hormonal dan perubahan kebutuhan tidur. Pada usia remaja, perkembangan mental, fisik, sosial, dan emosional yang mendalam membutuhkan tidur yang berkualitas.
Mengutip laman resmi Sleep Foundation, jam tidur ideal untuk remaja adalah 8-10Â jam per hari.
Baca Juga: Susah Tidur? Ikuti 6 Cara agar Bisa Tidur Cepat Ini
Pentingnya Menyesuaikan Waktu Tidur
Menjaga jam tidur yang baik dapat memberikan dampak positif pada kesehatan fisik dan mental anak. Untuk penjelasan lengkapnya, simak ulasan berikut ini.
1. Kesehatan Mental dan Emosional
Kekurangan tidur pada anak atau remaja dapat mempengaruhi kesehatan mental dan emosional mereka. Tidur yang cukup mendukung kestabilan emosi dan ketenangan psikologis.
2. Pertumbuhan Fisik
Anak-anak memerlukan tidur yang cukup untuk mendukung pertumbuhan fisik. Sementara remaja membutuhkan waktu tidur yang memadai untuk memfasilitasi perkembangan dan pertumbuhan selama masa pubertas.
3. Kognitif dan Konsentrasi

Ketika anak tidur, otak akan bekerja untuk memproses informasi yang diterima selama hari itu. Proses ini membantu untuk memahami dan mengingat informasi, serta untuk membuat koneksi antar informasi.
Selain itu, tidur juga penting untuk kreativitas anak. Ketika anak tidur, otak akan melepaskan hormon pertumbuhan, yang berperan dalam pertumbuhan dan perkembangan otak.Â
4. Kesehatan Fisik
Tidur yang cukup memiliki dampak positif pada kesehatan fisik, seperti menguatkan sistem kekebalan tubuh dan mendukung proses penyembuhan.
Baca Juga: 5 Tips Menjaga Pola Tidur yang Sehat dan Berkualitas
5. Manajemen Stres
Waktu tidur yang memadai membantu anak-anak dan remaja mengelola stres, mengurangi risiko kelelahan, dan meningkatkan daya tahan tubuh.
Dengan memahami jam tidur yang baik antara anak-anak dan remaja, orang tua dapat membantu menciptakan tempat tidur nyaman dan menyesuaikan rutinitas tidur agar sesuai dengan perkembangan masing-masing anak.Â
Hadirkan tempat tidur yang nyaman dengan memilih perlengkapan tidur yang berkualitas seperti sprei dan bedcover My Love.
Cek pilihan koleksinya melalui website resmi My Love Bedcover. Belanja lebih mudah dengan garansi barang 100% ori dikirim langsung dari lokasi produksi.
Baca Juga
5 Cara Mengukur Kasur Tanpa Meteran yang Mudah Dilakukan
Tak punya meteran di rumah? Simak 5 cara mengukur kasur tanpa meteran dengan mudah, mulai dari jengkal tangan hingga aplikasi HP sebelum beli sprei.
9 Selimut Termahal di Dunia, Harganya Bikin Geleng-geleng Kepala!
Intip 9 selimut termahal di dunia dengan material premium dari brand luxury, ada yang sampai Rp400 juta!
Tidur Sering Terbangun Tengah Malam? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Tidur sering terbangun ? Kenali penyebabnya dan lakukan kebiasaan untuk tidur lebih nyenyak, mulai dari mengurangi screen time hingga memilih sprei nyaman.
