Sering Menekan Snooze Alarm Saat Bangun Tidur? Ini yang Efeknya bagi Tubuh

Saat pagi hari dan alarm sudah berbunyi, banyak orang yang justru refleks mencari tombol snooze alarm dan kembali menarik selimut

“Lima menit lagi” pun menjadi lima menit berikutnya setelah suara alarm bangun tidur, lalu berulang secara terus menerus. 

Kebiasaan seperti ini sebenarnya cukup umum, terutama bagi orang yang susah bangun tidur di pagi hari.

Padahal, terlalu sering menunda bangun tidur ternyata dapat membuat tubuh ketika bangun terasa kurang nyaman. 

Lantas, apa sebenarnya snooze alarm dan apa yang terjadi pada tubuh jika terlalu sering menggunakannya?

Apa Itu Snooze Alarm?

Pertanyaannya adalah, “apa itu snooze alarm?” Snooze alarm adalah fitur pada alarm yang memungkinkan seseorang menunda bunyi alarm selama beberapa menit sebelum alarm berbunyi kembali. 

Fitur ini biasanya digunakan ketika seseorang masih mengantuk dan merasa belum siap untuk bangun.

Menekan snooze sesekali tidak selalu berarti buruk. Namun jika dilakukan terus-menerus, kebiasaan tidur tersebut perlu diperhatikan.

Apakah Baik Menunda Bangun Tidur? 

Dilansir dari Cleveland Clinic, menekan snooze dapat mengganggu fase tidur, yaitu salah satu tahap tidur yang banyak terjadi pada bagian akhir waktu tidur. 

Karena itu, terlalu sering menggunakan snooze alarm sebaiknya dihindari.

Sebagai alternatif, Anda bisa memasang beberapa alarm secara berurutan dengan jeda waktu yang tidak terlalu berdekatan.

Lalu, apa yang terjadi jika terlalu sering menekan snooze alarm? 

Baca juga: Apakah Tidur Siang Bisa Mengatasi Jam Tidur Terbalik? Ini Jawabannya! – My Love Bedcover 

Apa yang Terjadi Saat Terlalu Sering Menekan Snooze Alarm?

Apa yang Terjadi Saat Terlalu Sering Menekan Snooze Alarm

Meskipun terlihat seperti cara untuk mendapatkan waktu tidur tambahan, terlalu sering menekan snooze alarm justru dapat mengganggu transisi tubuh.

Akibatnya, Anda justru akan merasa semakin sulit bangun dan kurang segar saat memulai aktivitas. 

1. Tubuh Kembali Memasuki Proses Tidur

Ketika suara alarm bangun tidur berbunyi, tubuh sebenarnya mulai mempersiapkan diri untuk terbangun. 

Namun, saat Anda menekan snooze alarm dan kembali memejamkan mata, tubuh dapat kembali memasuki proses tidur. 

2. Bangun Jadi Terasa Linglung

Bangun Jadi Terasa Linglung

Rasa linglung setelah bangun dikenal sebagai sleep inertia. Kondisi ini membuat seseorang merasa belum sepenuhnya sadar, sulit berpikir jernih, dan masih ingin kembali tidur.

Jika Anda terus menekan snooze alarm, proses bangun tersebut bisa terasa semakin berulang sehingga Anda mungkin merasa lebih sulit benar-benar meninggalkan tempat tidur.

3. Tidur Jadi Terputus-putus

Menekan snooze berkali-kali membuat kondisi tubuh ketika tertidur terus-menerusan diselingi oleh suara alarm. Secara tidak langsung hal ini merusak jam tidur alami tubuh.

Kebiasaan menunda ini membuat aktivitas tidur terputus-putus. Alhasil, tidur yang dimiliki pun jadi kurang berkualitas. 

Ini karena beberapa menit tambahan di kasur belum tentu sama dengan mendapatkan tidur berkualitas. 

4. Bangun Terasa Lebih Berat

Bangun Terasa Lebih Berat

Karena bangun yang terus berulang, biasanya untuk bangun tidur justru akan semakin berat. 

Ini juga mengindikasikan tubuh sebenarnya membutuhkan waktu untuk sepenuhnya beralih dari tidur ke kondisi terjaga.

5. Risiko Kesiangan

Semakin sering menekan snooze, semakin besar kemungkinan efek bangun tidur kesiangan yang bisa Anda alami.

Terutama jika Anda memang sudah terbiasa bangun pagi dalam keadaan mengantuk. 

Karena itu, salah satu cara bangun tepat waktu adalah membuat alarm yang benar-benar mendorong Anda untuk bangun, bukan terus-menerus menundanya.

Cara Berhenti Menekan Snooze Alarm

Snooze alarm ternyata memiliki dampak yang kurang baik bagi tubuh. Meskipun menekannya sudah menjadi kebiasaan setiap pagi, Anda tetap bisa mengubahnya secara bertahap. 

Berikut beberapa tips bangun pagi yang bisa dicoba:

1. Punya Alasan untuk Segera Bangun

Punya Alasan untuk Segera Bangun

Pertama, milikilah alasan untuk bisa bangun sesegera mungkin. Misalnya, menyiapkan sarapan, olahraga, membaca, atau melakukan aktivitas yang menyenangkan di pagi hari.

Karena memiliki tujuan atau alasan yang jelas, pikiran untuk menunda waktu bangun pun bisa tergantikan. Ini juga bisa menjadi cara bangun tepat waktu yang efektif.

2. Cukupi Waktu Tidur di Malam Hari

Kalau setiap pagi terasa sangat sulit untuk bangun, coba evaluasi waktu tidur pada malam sebelumnya. 

Seseorang yang menekan snooze alarm biasanya menandakan dirinya kurang mendapatkan waktu tidur yang cukup.

Apabila waktu tidur tercukup, Anda bisa dengan mudah bangun pagi tepat waktu.

Baca juga: Bangun Tidur Sebelum Alarm Berbunyi, Sebaiknya Langsung Bangun atau Ti – My Love Bedcover 

3. Jauhkan Alarm dari Tempat Tidur

Letakkan ponsel atau jam alarm di tempat yang mengharuskan Anda bangun dari kasur untuk mematikannya. 

Ini membuat Anda tidak bisa dengan mudah mematikan snooze karena posisinya yang jauh dari kasur.

Sebenarnya cara paling efektif untuk mengurangi kebiasaan menggunakan snooze alarm adalah dengan memiliki waktu istirahat yang cukup di malam hari.

Alhasil, tubuh merasa cukup ketika beristirahat sehingga tidak ada keinginan untuk melanjutkan tidur. 

Lengkapi Waktu Istirahat dengan Sprei yang Nyaman

Lengkapi Waktu Istirahat dengan Sprei yang Nyaman

Selain durasi tidur, kenyamanan tempat tidur juga penting untuk diperhatikan agar tubuh bisa beristirahat dengan lebih optimal.

Karena itu, pastikan Anda miliki suasana tidur yang nyaman, salah satunya dengan menggunakan sprei yang lembut dan nyaman seperti sprei My Love.

Terbuat dari bahan dengan kandungan katun yang lebih banyak, Sprei My Love terasa adem dan memiliki kain yang tebal sehingga nyaman digunakan saat tidur.

Dengan kenyamanan yang diberikan sprei My Love, tidur pun dapat terasa lebih nyenyak dan berkualitas. 

Jika waktu istirahat tercukupi, tubuh akan lebih siap untuk bangun di pagi hari tanpa harus berkali-kali menekan snooze alarm.

Agar lebih mudah, Anda bisa melihat dan membeli koleksi berbagai motif Sprei & Bedcover My Love melalui website My Love Bedcover.

Belanja di sana bisa lebih mudah dan barang dikirim langsung dari tempat produksi, lho!

Tinggalkan komentar

Catatan: komentar akan dimoderasi terlebih dahulu sebelum dipublikasikan.