Tahapan Tidur: Fase REM, Deep Sleep, dan Cara Mendapatkan Tidur Berkualitas

Tahapan tidur menentukan kualitas istirahat seseorang, bukan hanya lamanya waktu tidur. Setiap tahapan tidur memiliki fungsi berbeda, mulai dari pemulihan tubuh hingga penguatan memori. 

Berdasarkan penjelasan Sleep Foundation, seseorang perlu melewati seluruh tahapan tidur secara berurutan agar memperoleh istirahat yang optimal. 

Dari pengalaman banyak orang yang mulai memperbaiki pola tidur, perubahan paling terasa bukan hanya bangun lebih segar, tetapi juga lebih fokus dan stabil secara emosional keesokan harinya.

Apa Itu Tidur REM?

Tidur REM adalah salah satu fase tidur ketika aktivitas otak meningkat meski tubuh berada dalam kondisi rileks. 

REM (Rapid Eye Movement) ditandai dengan gerakan mata yang cepat di balik kelopak mata dan menjadi fase ketika mimpi paling sering terjadi.

Pada proses tidur, REM muncul sekitar 90 menit setelah seseorang tertidur dan akan berulang beberapa kali sepanjang malam.

Baca Juga: Bangun Tidur Sebelum Alarm Berbunyi, Sebaiknya Langsung Bangun atau Tidur Lagi?

Apa yang Terjadi Selama Tidur REM?

Saat memasuki tidur REM, tubuh mengalami beberapa perubahan berikut:

  • Mata bergerak cepat di balik kelopak mata.

  • Detak jantung dan pernapasan meningkat dibanding fase sebelumnya.

  • Otak sangat aktif, terutama untuk proses belajar dan mengingat.

  • Otot tubuh mengalami relaksasi sementara agar tubuh tidak mengikuti gerakan dalam mimpi.

Tahapan Tidur

Tahapan Tidur

Jika bertanya fase tidur ada berapa, jawabannya adalah empat tahap yang membentuk satu siklus selama sekitar 90–120 menit.

Tahap 1: Memejamkan Mata

Tahap awal ini berlangsung sekitar 5–10 menit. Tubuh mulai rileks dan seseorang masih mudah terbangun.

Tahap 2: Tidur Ringan

Pada tahap ini, suhu tubuh menurun dan detak jantung melambat. Proses tidur mulai memasuki kondisi yang lebih stabil sebelum tidur lebih dalam.

Tahap 3: Tidur Nyenyak

Inilah fase deep sleep.

Deep sleep adalah tahap ketika tubuh memperbaiki jaringan, memulihkan energi, memperkuat sistem imun, serta melepaskan hormon pertumbuhan. 

Orang yang terbangun pada fase ini biasanya masih merasa mengantuk dan bingung selama beberapa menit.

Tahap 4: Tidur REM

Fase terakhir adalah tidur REM adalah tahap yang berperan penting untuk konsolidasi memori, kemampuan belajar, serta pengolahan emosi. 

Durasi REM semakin panjang pada paruh kedua malam.

Gangguan pada REM Sleep

Gangguan REM dapat menyebabkan seseorang berbicara, berteriak, atau menggerakkan tubuh saat bermimpi. 

Melansir dari Mayo Clinic, kondisi ini dikenal sebagai REM Sleep Behavior Disorder (RBD) dan perlu diperiksa apabila terjadi berulang atau menyebabkan cedera.

Durasi REM Berdasarkan Usia

  • Bayi: sekitar 50% dari total waktu tidur.

  • Anak-anak: sekitar 20–25%.

  • Dewasa: sekitar 20–25%.

  • Lansia: cenderung mengalami penurunan durasi REM.

REM Sleep vs Deep Sleep

Meski sama-sama penting, keduanya memiliki fungsi berbeda.

REM Sleep

Deep Sleep

Membantu memori dan emosi

Memulihkan tubuh secara fisik

Mimpi paling sering terjadi

Tubuh paling sulit dibangunkan

Aktivitas otak tinggi

Gelombang otak paling lambat

Jam Berapa REM Paling Banyak Terjadi?

REM paling banyak muncul pada paruh kedua malam, biasanya menjelang pagi. 

Karena itu, tidur terlalu larut atau bangun terlalu cepat dapat mengurangi durasi REM meskipun total jam tidur terlihat cukup.

Kurang REM Dapat Menyebabkan

  • Sulit fokus saat bekerja atau belajar.

  • Cepat lupa karena proses penyimpanan memori terganggu.

  • Mood buruk akibat pengolahan emosi yang kurang optimal.

FAQ

Apakah tidur siang bisa mencapai REM?

Bisa, tetapi umumnya hanya terjadi jika tidur siang berlangsung cukup lama, sekitar 60–90 menit.

Apakah sering bermimpi berarti REM bagus?

Belum tentu. Bermimpi memang identik dengan REM, tetapi kualitas REM tetap dipengaruhi oleh durasi tidur, pola tidur, dan kesehatan secara keseluruhan.

Makanan yang membantu meningkatkan REM Sleep

Beberapa makanan yang mendukung tidur yang berkualitas adalah makanan kaya magnesium, triptofan, dan melatonin alami, seperti pisang, susu, almond, kiwi, dan oatmeal. Selain itu, hindari konsumsi kafein beberapa jam sebelum tidur.

Baca juga: Posisi Tempat Tidur yang Baik Menurut Islam, Interior, dan Fengshui – My Love Bedcover

Tambah Nyaman dengan Perlengkapan Tempat Tidur Yang Tepat 

Tambah Nyaman dengan Perlengkapan Tempat Tidur Yang Tepat 

Setiap tahapan tidur memiliki peran penting bagi kesehatan, termasuk REM sleep yang mendukung fungsi otak dan emosi.

Agar siklus tidur berjalan dengan baik, usahakan buat suasana kamar yang nyaman, mulai dari menjaga kebersihan kasur hingga menggunakan sprei yang lembut dan sesuai kebutuhan.

Saat tubuh merasa nyaman sejak berbaring, peluang untuk mendapatkan tidur yang lebih berkualitas pun akan semakin besar. 

Lengkapi momen istirahatmu dengan perlengkapan tidur yang berkualitas, seperti sprei dan bedcover My Love.

Bahannya yang adem bisa membuat momen istirahat jadi lebih nyaman. Cek koleksi produknya melalui website resmi My Love Bedcover. Checkout lebih mudah dengan garansi produk 100% ori dikirim langsung dari lokasi produksi.

Tinggalkan komentar

Catatan: komentar akan dimoderasi terlebih dahulu sebelum dipublikasikan.