Sering Dianggap Sama, Ini Beberapa Perbedaan Ambal dan Karpet
Perbedaan ambal dan karpet sering menjadi pertanyaan karena keduanya sama-sama digunakan sebagai alas lantai di rumah.Â
Dua benda yang paling sering digunakan sebagai alas tersebut adalah ambal dan karpet.
Sekilas, keduanya terlihat sama, bahkan tak jarang ada yang menganggap ambal adalah karpet, begitu juga sebaliknya.Â
Padahal keduanya memiliki perbedaan yang cukup banyak.
Sebelum itu, penting untuk mengetahui terlebih dahulu apa itu ambal dan karpet.
Apa itu Ambal dan Karpet?

Di beberapa daerah di Indonesia, terutama di Jawa Tengah, DI Yogyakarta, sebagian Jawa Timur, dan Madura, istilah ambal sering digunakan sebagai sebutan untuk alas lantai yang digelar di rumah.Â
Ambal yang sering disebut juga ambal karpet merupakan alas lantai yang biasanya terbuat dari bahan anyaman, seperti plastik, pandan, atau serat sintetis.Â
Alas lantai yang satu ini dikenal karena bobotnya yang ringan sehingga mudah dipindahkan untuk kebutuhan sehari-hari.

Sementara karpet adalah alas lantai yang dibuat menggunakan serat kain, seperti nilon, wol, polyester, atau bahan sintetis lainnya.Â
Karpet rumah cenderung memberikan tampilan yang lebih fresh dengan berbagai varian warna yang lebih menarik.
Perbedaan Ambal dan KarpetÂ
Perbedaan ambal dan karpet terletak pada beberapa aspek, meskipun keduanya merupakan alas lantai.Â
Nah, agar tidak salah pilih untuk kebutuhan keluarga Anda, sebaiknya ketahui terlebih dahulu beberapa perbedaan antara ambal dan karpet berikut ini.
1. BahanÂ

Satu perbedaan yang paling mudah dikenali antara ambal dan karpet adalah dari bahan yang digunakannya.Â
Ambal biasanya dibuat dari bahan anyaman alami maupun sintetis. Bahan tersebut membuat ambal lantai cenderung lebih tipis dan ringan.
Sebaliknya, karpet lantai dibuat dari bahan yang lebih tebal sehingga terasa lebih empuk dan nyaman ketika digunakan.Â
Terlebih dengan kemajuan teknologi saat ini, karpet memiliki berbagai macam pilihan material yang bisa digunakan agar bisa awet dan tetap nyaman.
2. Tekstur

Perbedaan selanjutnya adalah dari segi tekstur. Tekstur ambal lebih rata dan kaku karena mengikuti pola anyamannya. Menggunakan ambal dalam waktu lama akan membuat pegal penggunanya.
Di sisi lain, karpet rumah menghadirkan kenyamanan dan keempukan dengan permukaan lembut, serta ketebalan tertentu.Â
Tekstur ini membuat karpet lantai empuk menjadi idaman keluarga karena lebih betah saat digunakan duduk berlama-lama tanpa takut pegal.
Baca juga: Merek Karpet yang Bagus dan Empuk untuk Rumah, Mana Favorit Anda?Â
3. Tampilan

Dari segi tampilan, ambal umumnya memiliki motif yang sederhana dan terbatas. Biasanya ambal menampilkan nuansa tradisional yang minimalis.
Berbeda dengan karpet yang lebih bisa menawarkan berbagai pilihan desain yang jauh lebih beragam, mulai dari motif karpet geometris, floral, hingga abstrak.Â
Ini membuat karpet semakin diminati untuk dijadikan alas lantai sekaligus dekorasi rumah.
4. PenggunaanÂ

Ambal atau karpet memiliki kegunaan yang sama, yaitu sebagai alas lantai. Namun, ambal biasanya lebih digunakan sebagai alas lantai sementara.
Sementara itu, karpet lebih cocok digunakan sebagai alas lantai utama di ruang keluarga, kamar tidur, maupun sebagai karpet ruang tamu lesehan yang sering dipakai berkumpul.
Ini tidak terlepas karena tekstur karpet lesehan yang lembut dan empuk sehingga lebih nyaman untuk dijadikan sebagai alas.
|
Ambal |
Karpet |
|
|
Fungsi utama |
Alas lantai praktis untuk penggunaan sehari-hari atau sementara |
Alas lantai yang mengutamakan kenyamanan sekaligus mempercantik ruangan |
|
Bahan |
Plastik, pandan, bambu, atau serat alami |
Polyester, polypropylene, wol, atau bahan sintetis lainnya |
|
Tekstur |
Tipis dan cenderung kaku |
Lebih tebal, lembut, dan empuk |
|
Tampilan |
Sederhana |
Pilihan warna dan motif lebih beragam |
|
Penggunaan |
Acara lesehan, teras, atau area serbaguna |
Ruang tamu, ruang keluarga, kamar tidur, hingga kamar anak |
Apakah Ambal dan Karpet Bisa Digunakan di Ruangan yang Sama?
Dengan bahan dan tekstur yang berbeda, apakah ambal dan karpet bisa digunakan di ruangan yang sama? Jawabannya tentu bisa.
Perbedaan ambal dan karpet membuat keduanya memiliki keunggulan masing-masing dan bisa saling melengkapi.Â
Misalnya, karpet lantai digunakan sebagai alas utama di ruang keluarga agar setiap hari terasa nyaman. Lalu, saat ada acara keluarga atau kedatangan tamu yang lebih banyak, ambal bisa digelar sebagai alas tambahan yang praktis.
Baca juga: Ukuran Karpet Rumah yang Tepat: Panduan Memilih Sesuai Luas Ruangan ag – My Love BedcoverÂ
Saatnya Memilih Alas Lantai yang Nyaman untuk Keluarga

Saat memilih alas lantai, pertimbangkan fungsi dan kenyamanannya. Jika Anda sedang membutuhkan alas lantai yang empuk dan nyaman, serta mempercantik ruangan, karpet adalah pilihan yang tepat.
Terlebih saat ini tersedia karpet lesehan dengan bahan yang empuk dan tebal, serta warna dan motif yang tidak membosankan.Â
Anda juga bisa menyesuaikannya dengan ukuran karpet sesuai kebutuhan.Â
Kabar baiknya, Anda juga bisa melihat berbagai koleksi karpet My Love dan California By My Love. Karpet dilengkapi alas anti slip yang meningkatkan kenyamanan dan keamanan saat digunakan bersama keluarga tercinta.
Temukan koleksi karpet favorit Anda di Website My Love, lalu pilih warna yang paling diinginkan untuk membuat suasana ruangan menjadi lebih hangat dan nyaman.
Semoga artikel ini bisa bermanfaat, ya!
Simak artikel tentang home & living lainnya di Blog My Love!
Baca Juga
5 Cara Mengukur Kasur Tanpa Meteran yang Mudah Dilakukan
Tak punya meteran di rumah? Simak 5 cara mengukur kasur tanpa meteran dengan mudah, mulai dari jengkal tangan hingga aplikasi HP sebelum beli sprei.
9 Selimut Termahal di Dunia, Harganya Bikin Geleng-geleng Kepala!
Intip 9 selimut termahal di dunia dengan material premium dari brand luxury, ada yang sampai Rp400 juta!
Tidur Sering Terbangun Tengah Malam? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Tidur sering terbangun ? Kenali penyebabnya dan lakukan kebiasaan untuk tidur lebih nyenyak, mulai dari mengurangi screen time hingga memilih sprei nyaman.
