Apa Itu Decluttering? Cara Mudah Bikin Kamar Lebih Rapi dan Bersih
Rumah yang terlihat berantakan terkadang bukan karena jarang dirapikan. Bisa jadi hal tersebut karena terlalu banyak menimbun barang sehingga butuh decluttering. Tapi apa itu decluttering?
Mengutip dari waste4change, Istilah decluttering dipopulerkan oleh Marie Kondo dalam bukunya yang berjudul, “The Life Changing Magic of Tidying Up”.
Lewat buku tersebut, Marie menjelaskan bahwa decluttering adalah sebuah aktivitas yang dilakukan untuk menyingkirkan barang-barang yang sudah ‘tidak membuat bahagia’.
Namun, apa sebenarnya decluttering secara lebih lengkap dan tujuannya?
Apa Itu Decluttering
Sebenarnya banyak penjelasan yang bisa menjawab apa itu decluttering. Namun, sederhananya decluttering bisa diartikan sebagai aktivitas untuk menyortir barang-barang yang masih dibutuhkan dan tidak dibutuhkan.
Tujuannya sederhana, yaitu untuk mengurangi jumlah barang yang ada dalam sebuah ruangan sehingga ruangan terasa lebih rapi, lega, dan bersih.
Decluttering tidak sebatas untuk ‘membersihkan’ barang-barang, tapi juga membuat orang yang melakukannya menjadi lebih bijak dalam menyimpan barang.
Orang yang telah melakukan decluttering lebih bisa memilah barang mana yang harus disimpan dan yang tidak.
Kenapa Harus Decluttering?

Decluttering sangat berperan penting bagi setiap orang. Ini karena terlalu banyak menimbun barang yang dibiarkan menumpuk bisa membuat rumah terasa sempit dan sumpek.
Selain sulit untuk membersihkannya, hal ini juga bisa berpengaruh terhadap mood sehari-hari.
Contoh sederhana yang sering terjadi:
-
Lemari baju yang penuh oleh tumpukan baju bekas yang sudah tidak terpakai
-
Meja yang dipenuhi kertas belanjaan atau kabel yang tidak rapi
-
Dapur yang dipenuhi alat-alat masak yang sudah rusak
Melalui aktivitas decluttering, ketiga hal tersebut bisa dihindari.
Mulai dari memilah baju yang masih terpakai dan tidak, membuang barang-barang di meja yang sudah tidak diperlukan, hingga memisahkan alat-alat masak yang sudah rusak.
Secara tidak langsung, ini juga menjadi bagian dari membersihkan rumah dengan cara yang efektif.
Baca juga: Cara Membersihkan Rumah ala Jepang dengan Teknik Osoji
Apa Bedanya Decluttering dengan Merapikan?
Decluttering dengan merapikan sekilas terlihat sama, tetapi keduanya memiliki perbedaan.
Merapikan artinya mengatur posisi barang supaya terlihat lebih rapi. Sementara itu, decluttering dilakukan dengan cara mengurangi barang dengan memisahkannya berdasarkan tujuan tertentu.
Contohnya, ketika Anda berada di sebuah kamar, Anda mungkin akan merapikan buku yang berserakan dengan menaruhnya ke tempat yang seharusnya.
Jika decluttering, Anda akan memilah untuk memilih buku mana yang masih dibaca dan yang tidak.
Buku yang sudah tidak dibaca bisa jadi Anda pisahkan untuk dijual atau diberikan kepada orang lain.
Sederhananya, merapikan hanya sebatas mengubah tata letak barang menjadi lebih rapi, sedangkan decluttering mengurangi barang yang memang sudah tidak diperlukan.
Manfaat Decluttering Bagi Pikiran

Manfaat decluttering bukan hanya soal merapikan dan membuang barang yang tidak terpakai untuk membersihkan rumah agar ruangan terasa lebih luas, tetapi juga pada pikiran.
Dilansir dari Healthline, penelitian yang dilakukan pada tahun 2016 membuktikan bahwa tumpukan barang yang berantakan (clutter) berdampak buruk pada kenyamanan emosional seseorang terhadap rumahnya serta meningkatkan stress.
Melakukan decluttering secara langsung memiliki berbagai manfaat, seperti:
-
Mengurangi stres
-
Membuat pikiran jadi lebih tenang
-
Meningkatkan fokus
-
Memperbaiki perasaan emosional dan membuat rumah terasa lebih nyaman
-
Meningkatkan kualitas tidur
Lalu, bagaimana cara melakukan decluttering?
Cara Decluttering Rumah yang Banyak Barang
Jika kondisi rumah sudah banyak barang yang menumpuk atau berantakan, jangan langsung membereskannya dalam satu hari sekaligus.
Lakukan secara bertahap agar Anda tetap dapat menikmati proses decluttering tersebut.
Beberapa tips decluttering yang bisa dilakukan, yaitu:
1. Mulai dari barang yang Paling Kecil
Langkah pertama yang bisa dilakukan adalah dengan memulai dari barang yang paling kecil. Barang-barang ini biasanya ada di rak buku, meja, atau laci meja.
Barang yang kecil dan ringan ini akan membuat kesan decluttering menjadi menyenangkan.
2. Kelompokkan Barang Sesuai Kategori

Selanjutnya, Anda bisa mengelompokkan barang tersebut sesuai dengan kategorinya, seperti:
-
Pakaian
-
Buku
-
Alat dapur
-
Dokumen
-
Mainan
Setelah mengelompokkannya, akan lebih mudah untuk menentukan barang-barang mana saja yang masih akan disimpan.
3. Buat Tiga Kategori Penyimpanan
Ada tiga kategori sederhana yang bisa diterapkan ketika proses decluttering.
-
Simpan untuk barang yang masih digunakan
-
Sumbangkan untuk barang yang masih berfungsi, tetapi sudah tidak diperlukan
-
Buang untuk barang tidak terpakai karena sudah rusak atau tidak dapat digunakan lagi
Cara ini akan memudahkan Anda mengambil keputusan saat proses decluttering sekaligus membersihkan kamar dari barang-barang yang sudah tidak dipakai.
4. Beri Label pada Penyimpanan agar Mudah Ditemukan

Setelah selesai memilah barang, menyimpan barang sesuai kategorinya dan memberi label agar lebih jelas akan sangat berguna.
Label ini memudahkan Anda jika suatu saat membutuhkan barang tersebut.
Baca juga: Tips Kamar Rapi dan Teratur Setiap Saat – My Love Bedcover
5. Evaluasi Barang
Decluttering bukanlah aktivitas instan yang bisa selesai dalam satu waktu. Perlu pembiasaan dari waktu ke waktu selama beberapa bulan agar proses ini bisa efektif.
Apabila menemukan barang tidak terpakai, pertimbangkan kembali apakah masih perlu disimpan.
Jika masih layak, Anda bisa menyumbangkannya kepada orang yang membutuhkan. Sebaliknya, barang yang sudah rusak sebaiknya segera dibuang agar tidak kembali memenuhi rumah.
Kelima tips dan cara decluttering tersebut bisa Anda lakukan secara bertahap dan tanpa terburu-buru.
Semoga bermanfaat, ya!
Simak artikel tentang Home & Living lainnya di Halaman Tips My Love Bedcover
Baca Juga
5 Cara Mengukur Kasur Tanpa Meteran yang Mudah Dilakukan
Tak punya meteran di rumah? Simak 5 cara mengukur kasur tanpa meteran dengan mudah, mulai dari jengkal tangan hingga aplikasi HP sebelum beli sprei.
9 Selimut Termahal di Dunia, Harganya Bikin Geleng-geleng Kepala!
Intip 9 selimut termahal di dunia dengan material premium dari brand luxury, ada yang sampai Rp400 juta!
Tidur Sering Terbangun Tengah Malam? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Tidur sering terbangun ? Kenali penyebabnya dan lakukan kebiasaan untuk tidur lebih nyenyak, mulai dari mengurangi screen time hingga memilih sprei nyaman.
