Anak Suka Tidur di Lantai? Ketahui Penyebab, Risiko, dan Cara Mengatasinya
Banyak orang tua yang sering kali melihat anak suka tidur di lantai setelah bermain atau bahkan ketika sengaja menjadikan lantai sebagai tempat tidur.
Fenomena ini sekilas terlihat wajar dan normal. Namun, kebiasaan ini juga menimbulkan pertanyaan, apakah tidur di lantai bagi anak-anak tidak masalah? Atau justru ada bahaya yang sering kali tidak disadari?
Meski tampak sepele, membiarkan anak terbiasa tidur di lantai dapat berdampak pada kesehatan dan kenyamanannya. Di sisi lain, orang tua juga perlu memahami alasan di balik kebiasaan tersebut.Â
Bisa jadi anak merasa kepanasan, lebih nyaman dengan suhu lantai, atau justru kasur yang digunakan sudah tidak lagi memberikan rasa nyaman.
Untuk lebih lengkapnya, simak penjelasan berikut, ya!
Kenapa Anak Sering Tidur di Lantai Dibanding di Kasur?

Anak yang tidur di lantai biasanya merupakan efek dari kelelahan setelah bermain. Saat sedang asik main di rumah, anak-anak bisa saja mengalami kelelahan secara tiba-tiba yang membuatnya tidak kuat menahan rasa kantuk.Â
Ini salah satu jawaban kenapa anak lebih suka tidur di lantai dibandingkan harus pindah ke kamar.
Selain itu, hal ini juga dipengaruhi oleh suhu lantai yang lebih dingin. Ketika cuaca sedang panas, lantai memberikan sensasi dingin sehingga membuat anak lebih nyaman untuk tiduran di lantai.Â
Dilansir dari popsugar, Ini juga menjadi ajang bagi anak untuk menunjukkan kemandiriannya. Di usia balita, anak mulai menyadari bahwa mereka memiliki kehendak dan kendali atas dirinya sendiri.Â
Karena itu, memilih tempat tidur sendiri merupakan salah satu cara sederhana bagi mereka untuk mengekspresikan kemandiriannya tersebut.
Baca juga: Ukuran Karpet Rumah yang Tepat: Panduan Memilih Sesuai Luas Ruangan ag – My Love Bedcover
Cari Tau Alasan Anak Memilih Tidur di Lantai
Setiap anak biasanya memiliki alasan tersendiri mengapa lebih memilih tidur di lantai dibandingkan kasur. Alasannya bisa jadi karena kasur terasa lebih sempit, dingin,Â
Sebagai orang tua, Anda perlu memastikan kenapa anak suka tidur di lantai.
Karena biasanya, anak-anak masih senang mengeksplorasi banyak hal sehingga harus tetap diperhatikan.
Risiko Anak Suka Tidur di Lantai

Membiarkan anak terbiasa tidur di lantai sebaiknya harus dihindari. Meskipun lantai terasa sejuk dan membuat anak merasa nyaman, ada beberapa efek yang bisa terjadi, seperti:
1. Tidur Menjadi Kurang Nyaman
Efek tidur di lantai pertama adalah membuat tidur si kecil menjadi kurang nyaman. Lantai memang memberikan sensasi dingin atau sejuk pada tubuh. Ini menjadi salah satu alasan utama anak suka tidur di lantai.
Mengutip dari shpbeds, permukaan lantai yang keras tidak bisa menopang tubuh dengan baik. Alhasil, anak biasanya akan bangun dalam keadaan pegal-pegal.
Ini juga bisa menjadi penyebab anak menjadi lebih rewel ketika bangun tidur.
2. Paparan Debu dan Kuman
Salah satu efek anak suka tidur di lantai adalah adanya paparan debu dan kuman.Â
Lantai merupakan area yang sangat mudah terkena debu, kotoran, hingga bakteri yang bisa disebabkan oleh alas kaki atau aktivitas lainnya.
Anak yang tidur di lantai berisiko terpapar debu dan kuman sehingga bisa membahayakan kondisi kesehatannya.
3. Iritasi Kulit
Iritasi kulit bisa menjadi akibat anak suka tidur di lantai. Ini karena kulit bersentuhan langsung dengan lantai yang kurang bersih, dapat memicu berbagai permasalahan, salah satunya iritasi kulit.
Terlebih apabila si kecil memiliki kulit sensitif atau alergi terhadap debu / kotoran.
Cara Mengatasi Jika Anak Suka Tidur di Lantai
Anak akan sangat sulit bila dilarang secara langsung. Biasanya, anak akan tidak langsung menurut karena merasa dirinya benar.Â
Sebagai orang tua, Anda tidak perlu langsung melarang anak tidur di lantai. Sebaliknya, lakukan beberapa cara yang lembut agar si kecil mengerti dan paham.
1. Gunakan Alas yang Empuk dan Nyaman

Jika anak suka tidur di lantai atau sekedar main di rumah, coba gunakan alas lantai tebal, seperti karpet rumah, lembut dan mudah dibersihkan.Â
Selain membuat anak lebih nyaman, alas lantai atau karpet rumah juga membantu mengurangi kontak langsung dengan lantai.Â
Saat kelelahan, anak pun dapat tertidur di atas karpet rumah dengan aman tanpa khawatir terkena lantai yang kotor sehingga menjadi salah satu manfaat tidur di karpet.
Penggunaan karpet ini juga bisa mengurangi kebiasaan anak tidur di lantai tanpa alas yang bisa berbahaya bagi kesehatannya.
Baca juga: Ukuran Karpet Rumah yang Tepat: Panduan Memilih Sesuai Luas Ruangan ag – My Love BedcoverÂ
2. Gunakan Sprei Kasur yang Adem

Supaya anak lebih tertarik tidur di kasur, pilih sprei berbahan lembut, adem, dan nyaman di kulit.Â
Kasur yang terasa sejuk dapat membantu mengurangi keinginan anak untuk berpindah tidur ke lantai.
Pilih juga motif sprei yang disukai anak agar suasana kamar terasa lebih menyenangkan.Â
Biasanya, anak lebih suka motif karakter atau sesuatu dengan nuansa yang lebih berwarna cerah.
Untuk supaya si kecil lebih nyaman tidur di kasur, Anda bisa memilih sprei dengan bahan yang lembut dan adem, seperti koleksi Sprei My Love.Â
Memiliki kandungan katun paling banyak di kelasnya membuat sprei my love lembut di kulit dan menjadi yang paling adem di kelasnya, serta nyaman digunakan sehari-hari.Â
Tanpa dipaksa pun, anak akan lebih betah beristirahat di tempat tidurnya sendiri dibandingkan tidur di lantai.
Ingin tahu tips menarik lainnya seputar tempat tidur dan kualitas tidur si kecil? Simak artikel selengkapnya di Halaman Tips My Love Bedcover!
Yuk, ciptakan kamar impian si kecil dengan menjelajahi koleksi sprei dengan pilihan motif favorit anak di Website Resmi My Love Bedcover.Â
Belanja jadi lebih praktis, dijamin 100% original, dan pesanan dikirim langsung dari tempat produksi!
Baca Juga
Anak Suka Tidur di Lantai? Ketahui Penyebab, Risiko, dan Cara Mengatasinya
Anak suka tidur di lantai? Jangan dibiarkan, ini risiko yang dapat terjadi, serta cara mengatasi agar si kecil tidur lebih nyaman di kasur
Pilihan Warna Karpet yang Paling Cocok Untuk Ruangan Kecil
Cari tahu warna karpet yang paling cocok untuk ruangan kecil. Temukan pilihan warna yang membuat ruangan terlihat lebih luas, terang, dan nyaman
Apakah Tidur Siang Bisa Mengatasi Jam Tidur Terbalik? Ini Jawabannya!
Apakah tidur siang bisa menggantikan tidur malam karena jam tidur terbalik? Simak jawaban selengkapnya dan tips mengatasinya di sini!
