Bingung Cara Jemur Selimut? Intip 5 Tipsnya agar Tetap Lembut dan Awet!
Sama seperti perlengkapan tidur lainnya, selimut juga perlu dijemur setelah dicuci dengan cara yang tepat agar tetap bersih.
Namun, cara menjemur selimut ternyata agak sedikit tricky dan tidak boleh sembarangan.
Sebaiknya, selimut tidak dijemur di bawah sinar matahari secara langsung, melainkan cukup diangin-anginkan di tempat yang teduh baik agar warna dan kualitas kain tetap terjaga.
Karena itu, mengetahui cara jemur selimut yang tepat bisa membuat selimut Anda tetap awet dan nyaman digunakan.
Berikut beberapa tips jemur selimut yang bisa Anda lakukan:
1. Peras dengan Lembut
Setelah cuci selimut, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah memerasnya.
Namun, hindari memeras selimut terlalu kuat/kencang karena dapat membuat serat kain tertarik atau berubah bentuk.
Sebaiknya peras secara perlahan atau gunakan mesin cuci dengan pengaturan yang sesuai dengan petunjuk perawatan pada label selimut.
2. Jemur di Tempat Teduh

Salah satu kesalahan yang sering dilakukan adalah menjemur selimut tepat di bawah terik matahari yang sangat panas. Padahal hal itu justru bisa membuat selimut rusak.
Karena itu, menjemur selimut di tempat yang teduh dengan sirkulasi udara yang baik lebih disarankan karena dapat membantu mengeringkannya, tanpa membuat kain terlalu sering terpapar sinar matahari langsung.
Cara mengeringkan selimut ini juga lebih aman untuk membantu menjaga warna selimut tetap awet.
Baca juga: Tips Jemur Sprei di Outdoor yang Benar agar Awet dan Bebas Alergi
3. Hindari Jam 11.00 – 14.00
Jika ingin jemur selimut di luar ruangan, hindari waktu ketika sinar matahari sedang sangat terik, terutama sekitar pukul 11.00–14.00.
Meskipun saat matahari sangat terik bisa menjadi cara mengeringkan selimut dengan cepat, namun hal itu bisa merusak kualitas selimut itu sendiri.
Karena itu, pilihlah waktu pagi atau sore agar selimut tetap mendapatkan udara dan cahaya tanpa paparan panas matahari berlebih.
4. Balik Selimut Secara Berkala

Agar selimut kering secara merata, balik bagian selimut secara berkala saat dijemur.
Cara ini membuat bagian yang sebelumnya tertutup mendapatkan sirkulasi udara sehingga tidak ada bagian yang masih lembap.
5. Hindari Menjemur Terlalu Lama
Proses jemur selimut memang harus sampai benar-benar kering. Namun, tetap pastikan untuk tidak menjemur terlalu lama.
Selimut yang sudah kering sebaiknya segera diangkat. Menjemur terlalu lama, terutama di bawah sinar matahari langsung, bisa membuat warna kain lebih cepat pudar.
Selain cara menjemurnya, seberapa sering mencuci juga perlu diperhatikan. Pertanyaan, “Cuci selimut berapa kali?” sebenarnya bergantung pada seberapa sering selimut digunakan, kondisi lingkungan, serta apakah selimut terkena keringat, debu, atau kotoran.
Idealnya cuci selimut minimal 1-2 kali dalam sebulan. Yang pasti, ikuti juga petunjuk perawatan pada label produk agar bahan selimut tetap terjaga.
Lalu, apa jadinya jika selimut dijemur dengan cara yang kurang tepat?
Baca juga: Inilah Pentingnya Cuci Selimut Secara Rutin
Akibat Salah Jemur Selimut

Cara jemur selimut yang salah dapat membuat selimut lebih cepat mengalami penurunan kualitas.
Ini karena paparan panas berlebih dan perawatan yang kurang tepat dapat berdampak pada warna maupun kondisi serat kain.
Berikut beberapa akibat yang bisa terjadi:
-
Warna selimut cepat pudar akibat terlalu sering terpapar sinar matahari langsung.
-
Selimut mudah rusak jika serat kain terlalu sering terkena panas berlebih atau diperas dengan kasar.
Sederhananya, hindari menjemur selimut secara langsung di bawah sinar matahari. Sebagai alternatif, cukup jemur selimut di tempat yang terkena angin supaya warna dan kualitas selimut tersebut tetap terjaga dan awet.
Selain mengetahui cara mengeringkan selimut, perhatikan juga cara mencuci dan merawatnya sesuai petunjuk pada label produk.
Satu Selimut Dicuci, Selimut Lain Tetap Siap Dipakai

Namun, masalah bisa muncul apabila selimut sedang dicuci dan tidak ada penggantinya.
Karena itu, memiliki lebih dari satu selimut bisa menjadi solusi yang tepat. Saat satu selimut sedang dicuci atau dijemur, Anda tetap bisa menggunakan selimut lainnya tanpa harus menunggu proses pengeringan selesai.
Jika Anda sedang mencari selimut tambahan untuk keluarga, selimut California by My Love bisa menjadi pilihan.
Dibuat dengan bahan premium polyester yang halus dan lembut, selimut ini nyaman digunakan untuk menemani waktu istirahat atau pun bersantai.
Ketebalannya juga pas untuk memberikan rasa hangat tanpa membuat tubuh terasa gerah sehingga tetap nyaman digunakan dalam berbagai kondisi.
Klik disini Kunjungi Halaman Selimut
Tak hanya untuk di rumah, Selimut California juga travel friendly karena ringkas dan mudah dibawa ke mana-mana.
Jadi, saat bepergian atau membutuhkan selimut tambahan di luar rumah, Anda bisa membawanya dengan lebih praktis.
Dengan bahan yang halus dan lembut, ketebalan yang pas, ukuran 160 x 200 cm yang praktis dan fleksibel, serta pilihan motif yang selalu up to date, selimut California cocok digunakan untuk berbagai kebutuhan.
Cek dan beli berbagai motif selimut California by My Love selengkapnya melalui My Love Bedcover!
Baca Juga
Ingin Tetap Nyaman Saat Tidur Pakai AC? Ini Cara Memilih Selimut untuk Kamar AC
Bingung memilih selimut untuk kamar AC? Cari tahu ketebalan, bahan, dan ukuran yang tepat agar tetap hangat tanpa bikin tubuh terasa gerah
Sprei Ini Sering Disebut Sebagai Sprei Pengantin, Ternyata Ini Alasannya!
Kenapa sprei dengan rumbai sering disebut sprei pengantin? Kenali asal sebutan, ciri khas, model, dan cara memilih ukuran yang tepat
Dimana Kutu Kasur Bersembunyi? Ketahui Tempat dan Cara Menguranginya
Sering mengganggu saat tidur, sebenarnya di mana kutu kasur bersembunyi? Yuk, ketahui area yang sering menjadi sarang kutu kasur dan cara menjaganya
